Tersesat Di Hutan Pengalaman Pertama Awal Mula Mengenal Mitos

layarstarApril 8, 2021

Halo Teman Layarstar. Cerita ini didongengkan seorang wanita tua yang sangat banyak pengalaman didunia keilmuan berbau mistik.

Berawal dari pertanyaan seorang anak tentang fenomena gaib yang pernah dialaminya, kejadian itu terjadi ketika si anak mengalami linglung di tengah hutan, linglung yang berarti lupa jalan pulang seperti disesatkan atau tersesat.

Kira-kira umur si anak 15/16 tahunan, kejadian itu bermula ketika sianak dan teman-temannya berburu ayam hutan. sianak dan kedua temannya sering berburu ketika libur sekolah.

Di pagi hari si anak dengan nama panggilan Jay dan kedua temannya Riki dan Daud, bergegas menyiapkan peralatan dan bahan makannan untuk bekal dan kami ditemani seekor anjng yang sudah terlatih menemani kami ketika pergi kehutan.
Perjalananpun sangat menyenangkan dan kami pesta buah-buahan alam yang jarang kami temukan di kampung, dan perburuan kami tidak sia-sia target buruan kami sudah cukup 1 ekor ayam hutan dan 10 ekor anakan burung semuanya kami ambil dalam keadaan hidup.

Perjalanan Dari Desa menuju huan memakan waktu kurang lebih 2/3 jaman itu jika kita tanpa singgah lama, Cukup dekat dan jalan tidak terlalu terjam karena hutan yang kami hendak singgahi sering dilewati petugas kehutanan.

Ketika menjelang sore dan perburuan dirasa cukup kami berjalan pulang kembali ke desa, tapi ada kejadian aneh yang sempat kami alami ketika riki melihat seekor burung yang cantik dan baru kami melihatnya, riki pun langsung mengejar burung cantik itu, kami berlari dan awas melihat sekitar sampai kami hampir terpisah dan kami sadar berlarian dihutan sangat tidak baik, itu yang dikatakan nenek tua yang sudah hatam bergelut dengan gaib.
Kejadian aneh kami alami ketika kami kehilangan jalan yang kami lewati semua berubah menjadi pohon duri yang berserakan, dan kami tak tau jalan yang kami lewati tadi.

Serentak kami terdiam dan saling tatap-tatapan merasa aneh dan baru kali ini kita mengalami kejadian ganjil seperti ini, kami saling berdoa tanpa komando kami mulai ketakutan karena kabut mulai menyelimuti kami sudah sadar ini yang dinamakan disesatkan, kami ingat cerita orang tua dulu jika disesatkan jangan panik dan berjalan terlalu cepat konon itu akan membuat kita diputar dabik ke tempat itu-itu saja.

Riki mulai memberi arahan untuk mengikuti arah matahari dan untuk dijadikan petunjuk, kita berjalan perlahan sambil berdoa dan konon juga tidak boleh melihat kebelakang untuk membuktikan gaibnya. Kami merasa sudah capek bingung pasrah dan ketika kami duduk di sebuah batu yang berlumut kami seakan diarahkan untuk mlewati jalan menelusuri air yang mengalir, syukur kita panjatkan ketika jay melihat tanaman rumput (sulanjana) yang biasa di tanam peternak kambing, dan kami yakin tempat itu sudah dekat dengan sebuah desa.

Dan akhirnya kami berhasil menemukan sebuah desa dipinggiran hutan, desa itu cukup jauh dari desa kami tapi kami mengucap syukur sudah selamat tanpa cacat.

Kami diijinkan seorang bapak menginap di ruahnya dan kami bercerita tentang kejadian-kejadian yang kami alami. bahkan hasil buruan kami entah kemana.

Dalam cerita ini ada hal-hal yang disebutkan mitos yang kami mengalaminya, seperti menginjak akar pohon yang bergelombang, jangan berlari ketika panik dan tidak perlu menangis histeris, ketika melihat hewan yang belum kita lihat jangan dikejar hewan ini bisa dalam bentuk Burung monyet/lutung ular dll itu hasil obrolan kami dengan bapak.

Selalu hati-hati dialam liar karena kita tidak tau kondisi alam dan selalu ingat berdoa itu penting.

SOURCE:
Categories

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published